Layanan telekomunikasi berbasis teknologi CDMA kini telah menjadi alternatif bagi pengguna telepon seluler. Peluang pasar bagi operator CDMA di Indonesia dinilai masih besar, sebab pengembangan teknologi CDMA terus berkembang di dunia. Diantara ketujuh produk SIM card CDMA yakni Flexi, Esia, StarOne, Fren, Hepi, Smart, dan Ceria, berdasarkan hasil riset MARS Indonesia, Flexi dan Esia bersaing ketat menjadi SIM card CDMA prabayar dan pascabayar, yang terbanyak dimiliki pengguna ponsel di Jakarta dan Surabaya. Ditengah persaingan antara provider CDMA yang ketat di Indonesia, Telkom Flexi masih lebih unggul dibandingkan lima pesaingnya. Tetapi munculnya berita yang dirilis oleh kompasiana.com mengenai rencana penggabungan usaha brand operator CDMA Esia dengan Ceria, merupakan hal yang perlu diantisipasi. Persaingan tersebut menuntut Flexi agar memiliki keunggulan kompetitif yang dapat membuatnya tetap unggul dalam persaingan. Salah satunya dengan melakukan perbaikan dari sisi supply chain management, yaitu persediaan dan distribusi. SCM merupakan salah satu sumber keunggulan kompetitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persediaan, distribusi, dan keunggulan bersaing Flexi, serta mengetahui pengaruh persediaan dan distribusi terhadap keunggulan bersaing baik secara simultan maupun parsial.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kausal. Penelitian ini menggunakan tiga variabel yang terdiri dari dua variabel bebas (X), yaitu persediaan (X1), distribusi (X2), serta satu variabel terikat (Y) yaitu keunggulan bersaing. Penelitian ini menggunakan kuesioner, dengan teknik sampling jenuh didapat responden sebanyak 74 orang.
Menggunakan teknik Path Analysis didapat bahwa persediaan, distribusi dan keunggulan bersaing Telkom Flexi berada dalam kondisi baik. Terdapat pengaruh yang signifikan antara persediaan dan distribusi terhadap keunggulan bersaing sebesar 40,7%. Persediaan berpengaruh signifikan terhadap keunggulan bersaing sebesar -2,56%. Distribusi berpengaruh signifikan terhadap keunggulan bersaing sebesar 43,3%. Sebaiknya Telkom Flexi tegas dengan waktu penyimpanan produk, mempertimbangkan jumlah produk yang masih tersedia di gudang sebelum melakukan pemesanan kembali, mempertimbangkan kembali pengiriman produk menggunakan jasa pengiriman kilat, dan terus mengevaluasi biaya-biaya yang dikeluarkan agar tetap dapat mempertahankan harganya yang murah sehingga tetap unggul dibandingkan pesaingnya.
Kata Kunci: Persediaan, Distribusi, Keunggulan bersaing, Telkom Flexi, CDMA