Lexical simplification pada dasarnya adalah suatu proses penyederhanaan teks (Text Simplification) dengan mengidentifikasi dan mengganti kata sulit dengan kata alternatif (sinonim) yang lebih sederhana atau mudah dimengerti. Lexical simplification merupakan pendekatan paling simpel daripada pendekatan lainnya. Namun, Paetzold dan Specia (2013) berpendapat bahwa lexical simplification sangat menantang karena hasil substitusi harus mempertahankan keaslian makna dan tata bahasa kalimat yang disederhanakan. Shardlow (2014) menjelaskan bahwa salah satu masalah utama penerapan lexical simplification adalah kehilangan makna asli kalimat akibat keambiguan. Hal tersebut terjadi ketika sebuah kata mengandung beberapa arti atau sinonim sehingga sistem mengambil kata pengganti yang tidak relevan dengan makna kalimat. Oleh karena itu, diperlukan metode menyeleksi kata-kata substitusi untuk menghindari keambiguan. Adapun yang dibahas pada penelitian tugas akhir ini adalah menganalisa pengaruh word sense disambiguation dalam penyeleksian kata substitusi pada sistem lexical simplification. Berdasarkan hasil pengujian, ditemukan bahwa word sense disambiguation memberikan pengaruh besar terhadap peforma sistem baik penurunan maupun peningkatan peforma.
Kata kunci : Lexical Simplification, Text Simplification, Word Sense Disambiguation