Pada teknologi telekomunikasi digital saat ini pengiriman data dilakukan secara nirkabel. Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX) telah dikeluarkan spesifikasinya oleh IEEE, yaitu 802.16. Salah satu blok yang terdapat pada WiMAX yaitu scrambler yang berfungsi untuk mengacak data informasi yang masuk dan descrambler yang berfungsi mengembalikan data informasi ke bentuk semula. Implementasi blok scrambler dan descrambler dilakukan untuk membuat keseluruhan sistem WiMAX physical (PHY) layer.
Perancangan scrambler dan descrambler ini menggunakan tehnik biner acak semu atau Pseudo Random Binary Sequence (PRBS). PRBS diimplementasikan menggunakan LFSR atau Linear Feedback Shift Register. Salah satu dari dua bagian utama LFSR adalah shift register (yang lainnya adalah umpan balik). Shift register adalah suatu perangkat yang berfungsi untuk menggeser suatu isi register. Saat mencapai kondisi final, ia akan melintasi rangkaian yang sebelumnya. Pada LFSR, bit-bit yang terdapat didalam posisi yang dipilih pada shift register akan digabungkan dalam suatu fungsi dan hasilnya akan dimasukkan kembali ke bit input register ini. Feedback juga membuat suatu sistem lebih stabil dan bebas eror. Suatu tap khusus diambil dari titik tertentu kemudian di XOR-kan lalu dikembalikan sebagai umpan balik register.
Dari hasil implementasi, resource yang terpakai pada masing-masing blok kurang dari 1% sehingga jika ketiga blok sistem ini diimplementasikan kedalam 1 buah FPGA saja, resource yang tersedia pada FPGA masih mencukupi. Delay process sistem adalah dengan bit rate .
WiMAX, FPGA, VHDL, PRBS, LFSR, scrambler, descrambler.