Apotek PT XYZ adalah perusahaan yang bergerak di bidang farmasi tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan memiliki cabang di kota Bandung. Permasalahan yang terjadi pada Apotek PT XYZ yaitu banyaknya jumlah barang di gudang Apotek PT XYZ tetapi tidak diimbangi dengan permintaan pelanggan yang menyebabkan terjadinya situasi overstock. Pemesanan barang pada Apotek PT XYZ dilakukan tiap interval waktu 1 minggu, namun Karena tidak memiliki hitungan yang baku, sering terjadi kelebihan stok pada obat keras, obat bebas, dan obat bebas terbatas.
Penelitian ini dilakukan pada obat keras, obat bebas, dan obat bebas terbatas yang memiliki total SKU sebanyak 742 sku. Objek yang diteliti memiliki dua distribusi yaitu distribusi normal dan distribusi poisson. Selain permasalahan pada Gudang, perusahaan juga mengalami masalah pada pengadaan barang di gondola yang sering mengalami kondisi lost sales.
Hasil dari perhitungan total biaya persediaan menggunakan kebijakan periodic review (R,s,S) menghasilkan penghematan Rp 3,698,387.85 atau lebih rendah sekitar 8% dari kondisi existing dan kebijakan periodic review (R,S) menghasilkan pehematan Rp 16,248,703.53 atau lebih rendah sekitar 20% dari kondisi eksisting.