Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh Marketing Stimuli dan Personal Innovativeness terhadap minat masyarakat Indonesia dalam membeli kendaraan listrik dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). Model ini dipilih karena mampu menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi adopsi teknologi baru. Penelitian ini melibatkan variabel eksogen seperti Relative Product Innovativeness, Relative Product Advantage, Relative Price Advantage, Relative Promotional Effort, serta Perceived Incentives. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam mengenai elemen-elemen yang memengaruhi minat beli kendaraan listrik di Indonesia dan menawarkan rekomendasi strategi pemasaran yang lebih efektif bagi industri otomotif. Pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatif digunakan untuk menguji hipotesis penelitian.