Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan fiskal dan non-fiskal terhadap adopsi kendaraan listrik (EV) di Indonesia menggunakan model Theory of Planned Behavior (TPB). Dengan pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengukur pengaruh sikap (attitude), norma subjektif (subjective norm), dan kontrol perilaku yang dipersepsikan (perceived behavioral control) terhadap niat dan adopsi aktual kendaraan listrik. Data dikumpulkan melalui survei online yang melibatkan 249 responden dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan fiskal dan non fiskal memiliki pengaruh signifikan terhadap sikap dan niat konsumen. Intention (niat) ditemukan sebagai prediktor utama dalam mendorong adopsi kendaraan listrik. Studi ini memberikan rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan efektivitas insentif fiskal guna mempercepat transisi ke teknologi transportasi yang lebih ramah lingkungan di Indonesia.