Penelitian ini mengembangkan sistem pengecekan fakta berbasis Knowledge Graph Reasoning untuk memverifikasi informasi tentang profil calon presiden dan wakil presiden Indonesia pada Pemilu 2024. Sistem ini bertujuan untuk mengurangi penyebaran misinformasi politik dengan menggunakan knowledge graph yang merepresentasikan hubungan antar entitas. Proses validasi melibatkan ekstraksi entitas menggunakan NLP pada knowledge graph, pengecekan fakta menggunakan SPARQL, dan analisis kesamaan semantik menggunakan cosine similarity. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat memverifikasi klaim dengan akurasi prediksi sebesar 90.77% dan similarity mencapai 9.90%.