Abstrak Nasabah pengguna aplikasi BJB DIGI di wilayah kerja BJB kota Bandung, yang jumlahnya semakin meningkat dari waktu ke waktu, memerlukan sistem pengamanan transaksi keuangan untuk melindungi dan meminimalkan resiko kerugian. Sejak BJB DIGI di-launching pada tahun 2016 sampai dengan saat ini, BJB terus berupaya mendorong minat nasabah dalam mengadopsi dan menggunakan BJB DIGI. Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan keamanan yang dirasakan nasabah melalui pengembangan sistem pengamanan transaksi keuangan BJB DIGI hingga berstandarisasi ISO 27001. Untuk itu, BJB memerlukan feedback pengetahuan nasabah tentang keamanan transaksi keuangan melalui aplikasi BJB DIGIsebagaimana telah diinformasikan BJB dalam kebijakan keamanan (security policy) penggunaan aplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengetahuan nasabah mengenai keamanan transaksi keuangan melalui aplikasi BJB DIGI terhadap minat penggunaan aplikasi BJB DIGI di wilayah kerja BJB di kota Bandung dalam melakukan transaksi keuangan secara digital. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis structural equation modeling (sem) – pls dengan aplikasi smartpls. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari pengetahuan nasabah pengguna aplikasi BJB DIGI tentang keamanan transaksi keuangan terhadap minat penggunaan aplikasi BJB DIGI di wilayah kerja BJB di kota Bandung dalam melakukan transaksi keuangan secara digital. Semakin tinggi tingkat pengetahuan nasabah mengenai keamanan penggunaan aplikasi BJB DIGI dan manfaat yang ditawarkan akan menghindari resiko yang mungkin akan terjadi dalam transaksi perbankan sehingga dapat meningkatkan rasa percaya mereka pada produk tersebut. Hal ini akan mendorong para nasabah untuk mencoba menggunakan apliaksi BJB DIGI.
Kata Kunci: Pengetahuan, Keamanan Transaksi Keuangan, BJB DIGI, Minat