Penelitian ini mengkaji pengaruh strategi perencanaan alokasi ruang rak terhadap kinerja toko di PT. XY, sebuah perusahaan ritel yang mengoperasikan 36 cabang di seluruh Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, penelitian ini menganalisis volume penjualan, akuisisi pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan organisasi berdasarkan kerangka Balanced Scorecard. Analisis komparatif dilakukan antara 12 toko yang menerapkan perencanaan ruang rak berbasis planogram dan 24 toko yang tidak menerapkannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi planogram secara signifikan meningkatkan kinerja toko, yang ditunjukkan oleh peningkatan volume penjualan, jumlah unit dan SKU terjual, pendaftaran pelanggan baru, serta volume transaksi, disertai dengan penurunan jumlah produk tidak terjual. Namun, jumlah produk yang habis stok mengalami sedikit peningkatan, yang mengindikasikan perlunya perbaikan sistem pengisian ulang persediaan. Simulasi perencanaan ruang rak juga dilakukan pada toko-toko yang belum menggunakan planogram, dan menunjukkan potensi peningkatan kinerja melalui penataan produk yang lebih terstruktur. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap manajemen operasional ritel dengan menekankan peran strategis dari perencanaan ruang rak yang dioptimalkan dalam meningkatkan aspek kinerja toko baik secara finansial maupun non-finansial.
Kata kunci: Manajemen ritel, alokasi ruang rak, planogram, kinerja toko, balanced scorecard, manajemen persediaan.