Disrupsi teknologi telah mengubah lanskap industri penerbitan, menuntut kesiapan digital bagi perusahaan agar tetap kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan operasi digital dari tiga imprint PT Elex Media Komputindo—Quanta, Oopredoo, dan YOI Books. Menggunakan metode penelitian kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipan, yang kemudian dianalisis dengan teknik analisis isi berbasis teori Holopainen et al. (2022).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan digital setiap imprint bervariasi, dipengaruhi oleh strategi digital, kesediaan manajemen, kapabilitas SDM, keterlibatan konsumen, serta kemitraan antarorganisasi. Quanta menunjukkan kesiapan lebih matang dalam digitalisasi, sedangkan Oopredoo dan YOI Books masih menghadapi kendala dalam kompetensi digital dan strategi pemasaran berbasis data. Studi ini memberikan wawasan baru dalam penerapan teori kesiapan operasi digital di sektor penerbitan serta menekankan pentingnya keseimbangan antara strategi digital, keterampilan SDM, dan inovasi model bisnis.
Implikasi penelitian ini mencakup rekomendasi bagi PT Elex Media Komputindo untuk memperkuat kompetensi digital SDM, mengembangkan strategi digital berbasis data, serta mempererat kolaborasi antarunit bisnis guna mencapai transformasi digital yang lebih efisien dan merata.